Resume ke 2 Public Speaking

 

Pentingnya Public Speaking Bagi Guru

Oleh : Nurwahidah

Kekuatan apersepsi,materi akan menarik,tergantung pada menit-menit pertama yang membuat penasaran siswa,demikian menurut Munif Chatib.

Public speaking for teacher

1.         1. Peranan guru

2.         2. Memuaskan otak reptil

3.         3. Membangun relasi kepada siswa

4.         4. Apersepsi

5.         5. Multi strategi mengajar

Uraian

1.Guru yang terinspirasi : -     orang tua @nasihat

-          guru @pengetahuan

-          sahabat@berbagi

 

2. Memuaskan otak reptil,didalam otak terdiri dari 3 bagian atau yang disebut The triune brain(otak tritunggal) :neocortex,limbic,reptilian.

- Reptilian = suasana.

Suasana sangat mempengaruhi dalam public speaking,terutama:

    a. Tempat belajar(indoor/outdoor,tata bangku,display kelas,cahaya ruang,sirkulasi udara  kelas,panas/dingin).

    b. Penampilan guru (penampilan,bau badan)

3. Membangun relasi,diantaranya :

    a. Menyenangkan

        -  Menyapa siswa.

        - Guru bercerita tentang hal menarik,sebelum masuk materi ajar(berita menarik sesuai usia   siswa,pengalaman pribadi).

        Misal bercerita tentang pengalaman ketika kita berwisata atau buat permainan yang menarik.

   b. Katalisator

       - Motivasi,selalu memotvasi siswa yang lemah dalam pemahaman,dengan video motivasi.

        - Bantuan siswa,memberi kesempatan siswa membantu temannya yang lemah dalam  pemahaman.

Jangan biasakan presentasi langsung masuk ke materi.

           Teori apersepsi sudah ada sejak zaman dahulu dan sudah dikembangkan oleh Johan Friedrich   Herbart (1776 – 1841),dia adalah seorang psikolog,filosof,guru yang ahli berasal dari Jerman.Teori apersepsi ini juga disebut dengan teori Herbartisme.

3. Landasan apersepsi :

    -Manusia adalah makhluk pembelajar.

     Siswa merupakan makhluk pembelajar yang mempunyai selera,minat,ingin materi menarik  dan tentu ini ada kaitannya dengan strategi mengajar.

    -sifat dasar manusia adalah memerintahkan dirinya sendiri.

    -manusia melakukan reaksi terhadap instruksi dilingkungannya jika dibekali perbuatab  (stimulus) khusus.

     Pada setiap pertemuan pembelajaran sebaiknya menggunakan metode apersepsi yang berbeda/bervariasi,bisa dalam bentuk cerita lucu,musik,permainan dsb.Bisa juga berupa informasi yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan.

  Apersepsi juga mempunyai fungsi sebagai pembangkit motivasi,minat dan penasaran siswa.

 Pola Apersepsi

1.Bercerita

•Guru bercerita tentang sesuatu yang berkaitan dengan materi yang akan disampaikan.

2.Simulasi Demo

•melibatkan siswa

•teaching aids

•pemahaman materi

3.Film

•Aktivitas belajar di awali dengan film, yang mana siswa tidak diberitahu judul dan maksud film tersebut.

•Biasanya guru membagi beberapa kelompok siswa untuk memberi komentar setelah film diputar.

•Jenis film dapat beragam sesuai dengan materi belajar.

Komentar